• RSS
  • Facebook
  • Twitter

Guru Les Privat Baca Tulis Al-Quran (mengaji / Qiraah), Ibadah, Agama Islam, di Karawaci Tangerang. Bisa Mujawwadah, Murattal, Guru Ngaji / Ustadz Datang Ke Rumah. Untuk semua kalangan. Terbaik di Tangerang. Les Privat Mengaji Tangerang kini hadir untuk memenuhi kebutuhan umat Muslim dalam membaca Al-Quran , Iqro, Tajwid dan Tahsin. Kami menawarkan Les Privat Mengaji Tangerang untuk anda yang haus akan ilmu agama dan bagi anda yang ingin benar-benar memahami dan fasih dalam membaca Al-Quran dengan baik dan benar juga tartil. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kami di no HP : 081373400477 Pin BB : 25CD976F atau via email di pelangiprivat@yahoo.com atau revitahaliza@yahoo.com Free WordPress Themes

  • Belajar Dengan Iqro

    Belajar membaca Alquran adalah langkah awal untuk memahami lebih jauh Alquran. Belajar membaca Alquran dengan metoda Iqro adalah pilihan yang tepat dan metoda Iqro ini paling banyak digunakan saat ini..

  • Guru Privat Terbaik

    menyediakan guru les privat terbaik bagi Anda, sehingga akan membantu Anda dalam belajar Alquran lebih baik. Sistem rekruitasi yang kami kembangkan menjaga kualitas guru privat kami..

  • Pascabayar dan Prabayar

    Flexibilias layanan tidak hanya pada layanan bimbingan belajar kami saja, namun juga pada sistem pembayaran. Tersedia paket pembayaran prabayar dan pascabayar, sesuaiakan dengan kebutuhan Anda..

    Rabu, 09 Maret 2016


    "KALAU bacaan Al Fatihah kita tidak sempurna, maka tidak sempurna pula shalat kita. Mending kalau shalat sendiri, kalau jadi imam? Tentu bertanggung jawab dia atas makmumnya. Nah Lho..! Apalagi bagi kaum hawa. Ibu itu Madrasatul Aulad, sekolahnya sang buah hati. Hayo, bisa ngajarin anaknya baca Qur'an tidak nanti?" 
    Demikian canda seorang ustadz di Ash-Shaff Education di sela mengajar. Meski dianggap sebuah candaan, sebenarnya terkandung ibrah di dalamnya yang membuat kita sejenak merenung kembali” “Sudah benarkah bacaan solat dan Al-Qur'an kita selama ini? Jika belum, maka di sinilah kita harus mengenali urgensi belajar tahsin dalam membaca Al-Qur'an.”  
    Tahsin secara harfiyah berasal dari 'hassana-yuhassinu' yang artinya 'membaguskan'. Kata ini sering digunakan sebagai padanan 'Tajwid' yang berasal dari 'jawwada-yujawwidu'. Karena itu, jumhur ulama kerap menyamakan pendefinisian tahsin itu dengan tajwid, yakni 'mengeluarkan setiap huruf hijaiyah sesuai tempat keluarnya (makhorijul huruf) dengan memberikan hak dan mustahaknya'. 
    Dengan kata lain, metode Tahsin ialah metode untuk menyempurnakan semua hal yang berkaitan dengan kesempurnaan pengucapan huruf-huruf Al-Qur'an. Baik kesempurnaan sifat yang senantiasa melekat padanya, maupun pengucapan hukum bacaan satu huruf dengan lainnya seperti hukum nun mati dan tanwin, mim mati, hukum bacaan mad, dan sebagainya. 
    Lalu, mengapa kita harus belajar tahsin? Dari sisi definisi, sudah jelas sekali fungsi metode tahsin itu sama dengan tajwid, yakni untuk membagusi bacaan Al-Qur'an. Meninjau kembali firman Allah dalam Q.S. Al Muzammil ayat 4: "Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan tartil", menjadi landasan paling dasar yang tak bisa ditawar bahwa kita harus membaca Kalam-Nya dengan kaidah bacaan sesuai tajwid. 
    Selain memang perintah, membaca Al-Qur'an dengan prinsip 'haqqa tilawah' yakni 'membaca dengan sebenar-benar bacaan', sebagaimana diterangkan dalam QS. Al Baqarah: 121, merupakan refleksi keimanan terhadap kitab-Nya. Bahkan jika tidak melaksanakan, diancam kerugian dan kebinasaan abadi di akhirat nanti. Maka semangat untuk mempelajari Al Qur'an dan menyempurnakan bacaannya merupakan bukti kejujuran beriman kepada kitab-Nya. 
    Alasan selanjutnya, barangkali ini yang paling mudah dipahami secara logika, untuk menghindarkan diri dari kesalahan bacaan. Dalam ilmu tajwid, kesalahan ini dibedakan menjadi dua, Lahn Jaliyy dan Lahn Khafiyy. Lahn Jaliyy merupakan kesalahan fatal yang bisa masuk kategori amaliyah haram, seperti tertukarnya huruf yang dibaca, bahkan harakat dan baris karena kurangnya kehati-hatian. Sedang kesalahan kedua, Lahn Khafiyy, tergolong ringan. Seperti tidak menyempurnakan panjang pendeknya bacaan. Dengan mempelajari Tahsin Al-Qur'an, maka setiap pembaca telah mengenali kesalan ini dan berusaha menghindarinya. 
    Terlepas dari ketiganya, "Tahsin hanyalah sebuah metode mempelajari Al-Qur'an sesuai kaidah yang benar. Adapun metode lain yang sejenis, tapi bukan tahsin itu hanya beda nama. Sebenarnya inti pembelajarannya sama, untuk membagusi bacaan Al-Qur'an.

    0 komentar:

    Posting Komentar